Jumat, 01 Maret 2013

Ibuku Bermata Satu

Ibuku hanya punya satu mata.
Aku benci dia.. Dia begitu memalukanku.
Dia memasak untuk murid dan guru guna mencukupi kebutuhan keluargaku.
Suatu hari saat aku di sekolah dasar, ibuku mendatangiku dan mengucap salam padaku. Aku begitu malu saat itu. Bagaimana dia bisa melakukan itu didepan teman2 ku.?!
Aku abaikan dia dan melempar pandangan benci padanya sambil lari. Esok harinya, salah seorang teman kelasku mengejeku dgn mengatakan " Eee, ibumu hanya punya satu mata.."
Aku malu sekali dan ingin mati rasanya, aku juga ingin ibuku pergi dari kehidupan ku.
Aku bertengkar hebat dengan ibuku dan kukatakan padanya : "Kalau ibu hanya jadi sumber bahan tertawaan teman teman ku, mengapa ibu tak mati saja.!! Ibuku tak menjawab...

Aku sama sekali tak mau berfikir ttg apa yang ku katakan, aku tak perdulikan apapun perasaan dia, aku ingin keluar dari rumah itu..
Jadi aku belajar dgn keras agar aku mendapat kesempatan belajar keluar negeri..

kemudian aku menikan dan ku beli rumah, aku punya anak dan aku hidup bahagia. 
Suatu waktu, ibu mengunjungiku. Dia bertahun tahun tak melihatku, bahkan belum pernah bertemu Cucunya.
Ketika ibu berdiri didepan pintu, anak2ku mentertawakanya, aku berteriak padanya : Betapa beraninya kamu datang kerumah ku dan menakuti anak2ku.?? PERGI DARI SINI, SEKARANG.!!!
Ibuku menjawab perlahan : Maaf saya salah alamat. Dan diapun pergi

Suatu waktu ada undangan Reuni dikirimkan kerumahku, jadi aku berbohong pada Istriku, ku katakan bhw aku ada tgs diluar kota.
Usai Reuni aku mampir ke kampungku untuk sekedar rasa ingin tahu. Salah seorang tetanggaku mengatakan bhw ibuku telah meninggal dunia. Aku tak terharu ataupun meneteskan airmata, tetanggaku menyerahkan sepucuk surat dari ibuku untuk ku.

Anaku tersayang.. Aku memikirkan mu setiap waktu. Maafkan aku datang ke rumahmu dan membuat takut anak2mu. Aku sangat gembira ketika ku dengar kau akand datang ke Reuni, tapi sayangnya aku tak bisa bangkit dari tempat tidur untuk melihatmu, maaf kan aku yang membuatmu malu kamu disaat kita masih bersama.

Ketahuilah anak ku.. Ketika kau masih kecil.. Kau mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan 1 mata mu. Sebagai ibu, aku tak bisa berdiam diri membiarkan mu tumbuh dengan 1 mata saja. Jadi, kuberikan 1 mataku padamu.

aku sangat bangga pada anak ku yang telah memperlihatkan dunia baru untuk ku ditempat mu, dengan mata ini bersama cintaku.

.. Ibu mu ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar